Konsep: Desain Rumah Ekologis

Di Indonesia, Desain rumah ekologis sudah makin diminati seiring bertambahnya kesadaran untuk perduli lingkungan. Sebelum saatnya mengulas topik eco friendly yang saat ini ada dalam beragam bentuk, bukan sekedar memerhatikan dari sisi estetikanya. Mari kita ketahui lebih lanjut mengenai pengertian rumah ekologis, patokan rumah ekologis, rumah panggung ekologis, konsep rumah ekologis dan contoh rumah ekologis di tambah beberapa informasi paling umum didalamnya.
Mari kita ketahui lebih lanjut mengenai pengertian rumah ekologis, patokan rumah ekologis, rumah panggung ekologis, konsep rumah ekologis dan contoh rumah ekologis di tambah beberapa informasi paling umum didalamnya.
Desainnya mesti dapat meng-explore lingkungan alam, pemakaian materialnya sedikit memakai material – material yang terlampau banyak limbahnya serta desainnya itu tak terlampau banyak meng-ekspose daya.

Rumah ekologis sekalian rumah irit daya nyatanya bisa diraih serta di bangun outdoor space, satu diantaranya innercourt yard. Innercourt yard yaitu taman yang terdapat didalam atau di dalam rumah memberi sentuhan angin serta sentuhan matahari yang lancar hingga pemakaikan listrik serta lampu serta air conditioner bisa diminimalisir.

Patokan rumah ekologis adalah prinsip basic dalam rencana rumah sehat yang berkaitan dan pembangunan berkepanjangan di daerah tropis. Patokan itu didasarkan pada dua seminar serta lokakarya internasional perihal arsitektur ekologis serta lingkungan di daer ah tropis pada th. 2000 serta 2005, dan 25 azas perihal Baubiologie

Dalam rencana menuju hari esok yang terpelihara serta alam lestari, jadi planet bumi ini mesti dirawat dengan lebih cermat, serta rumah yang di bangun semestinya ekologis. Keperluan atas perubahan berkepanjangan belum pernah se utama seperti saat ini. Dampak perabadan manusia condong mengakibatkan kerusakan lingkungan juga sebagai basic kehidupannya.

Berdasar pada pertimbangan itu, tim dari instansi pendidikan lingkungan, manusia, serta bangunan membuat sebagian patokan ini juga sebagai standard rumah ekologis yang sehat.

Membuat lokasi penghijauan di antara lokasi pembangunan juga sebagai paru-paru hijau
Kwalitas taman serta rimba kota yang luasnya minimum 20% dari lokasi kota, dengan jarak dari perumahan baiknya tak melebihi 300 m, dan utilitas serta banyak taman adalah maksud pokok tata kota kontemporer. Alun-alun juga sebagai taman/rimba kota adalah ruangan beraneka-ragam yang sangatlah memengaruhi kwalitas kehidupan dalam kota. Letak serta penyusunan penghijauan dalam tata-kota memastikan ciri-khas kota itu. Di lokasi kota lama kerap berlangsung kekurangan tempat hijau seperti jaringan penghubung dengan penghijauan berupa bahu jalan yang ditanami dengan pohon peneduh serta semak belukar.

Penghijauan di lingkungan kota bakal tingkatkan kwalitas kehidupan dalam kota dengan produksi oksigennya yang mensupport kehidupan sehat untuk manusia, kurangi pencemaran angin, dan tingkatkan kwalitas iklim mikro. Air hujan yang turun diserap oleh tanah, serta lalu menguap kembali, dengan hal tersebut, tanaman turut mengelola air hujan serta membuat perlindungan lereng gunung pada tanah longsor.

Pilih tapak bangunan yang bebas masalah geo-biologis

Pengembangan dalam ilmu dan pengetahuan alam serta pengetahuan nuklir membuahkan pengertian baru, bahwa, terkecuali yang berbentuk riil, ada pula yang berbentuk mental. Manusia merupakanpenengah diantara akal serta materi, lantaran ia jadi hanya satu makhluk yang mempunyai tubuh material serta kerohanian. Dengan hal tersebut manusia juga senantiasa dapat berkomunikasi dengan benda-benda yang tidak bisa di tangkap dengan pancainderanya.

Memakai bahan bangunan alamiah

Perubahan pembangunan saat ini ditandai dengan penambahan beberapa macam bahan bangunan serta timbulnya bahan bangunan baru. Situasi itu sangat mungkin beragam macam alternatif penentuan bahan bangunan manfaat mengkonstruksikan gedung

Bangun bermakna satu usaha untuk menghemat daya serta sumber daya alam. Teknologi bangunan yang baru menuntut beberapa pakar agar mereka terbuka pada perubahan itu, lantaran sering teknologi baru menyimpang dari cara pertukangan tradisional. Kajian pengetahuan bahan bangunan yang cukup simpel serta resmi sampai kini sangkanya butuh dirubah sesuai sama pandangan pembangunan yang menyeluruh.

Bahan bangunan alam yang tradisional seperti batu alam, kayu, bambu, tanah liat, dsb tak memiliki kandungan zat kimia yang mengganggu kesehatan. Lain perihal dengan bahan bangunan modern seperti tegel keramik, pipa plastik, cat-cat yang beragam jenis warnanya, perekat, dsb. Siapa yang tahu sistem pembuatan serta kombinasi bahan mentahnya?

Lantaran klasifikasi bahan bangunan tradisional kurang memerhatikan tingkat teknolgi serta situasi entropinya, dan pengaruhnya atas ekologi serta kesehatan manusia,
Lantaran klasifikasi bahan bangunan tradisional kurang memerhatikan tingkat teknolgi serta situasi entropinya, dan pengaruhnya atas ekologi serta kesehatan manusia, jadi lebih terbaik bahan bangunan dikelompokkan menurut pemakaian bahan mentah serta tingkat transformasi


Memakai ventilasi alam untuk menyejukkan angin dalam bangunan


Bangunan baiknya di buat dengan cara terbuka dengan jarak yang cukup diantara bangunan itu supaya gerak angin terjamin. Tujuan bangunan diletakkan diantara lintasan matahari serta angin. Juga sebagai kompromi letak gedung berarah pada timur ke barat, serta yang terdapat tegak lurus pada arah angin. Gedung baiknya berupa persegi panjang hingga untungkan untuk aplikasi ventilasi silang.

Letak gedung pada cahaya matahari yang Letak gedung pada arah angin yang paling paling untungkan apabila pilih arah dari untungkan apabila memilihi arah tegak lurus timur ke barat pada arah angin itu

Ruangan di seputar bangunan baiknya dilengkapi pohon peneduh tanpa ada mengganggu gerak angin. Pembentukan gedung memakai semua suatu hal yang bisa turunkan suhu serta perlindungan pada cahaya panas matahari hingga ruangan di dalamnya jadi nyaman. Gedung baiknya dilengkapi dengan atap sengkuap yang luas serta tingginya tak melebihi 3 lantai supaya tak merugikan gedung tetangga. Pada organisasi denah butuh di perhatikan, bahwa ruang-ruang tidak selamanya bisa ditata dengan cara maksimal, hingga mesti di perhatikan juga tujuan jendela pada matahari.

Ruangan yang menyebabkan penambahan panas (dapur) baiknya dipisahkan sedikit dari rumah. Ruangan yang menaikkan kelembaban (kamar mandi, ruangan bersihkan) mesti direncanakan dengan penyegaran angin yang terbaik serta pertukaran angin yang tinggi hingga akan tidak tumbuh cendawan kelabu.

Atap baiknya berupa pelana simpel (tanpa ada jurai luar serta dalam) hingga gampang di buat rapat air hujan dengan atap sengkuap yang luas. Atap yang paling bagus menahan panas yaitu atap dengan ruangan atap yang penghawaannya berperan terbaik, atau atap bertanaman yang bisa meresapkan air hujan ataupun mengatur iklim ruangan dalam. Atap pelana dengan langit-langit Atap pelana dengan langit-langit Atap pelana bertanaman tanpa ada ru- datar serta ruangan atap berventilasi miring serta celah kasau berventilasi ang atap serta celah berventilasi

Pilih susunan permukaan dinding serta langit-langit ruangan yang dapat mengalirkan uap air. Nyaris tiap-tiap bahan bangunan bisa menyalurkan serta menaruh kelembaban berbentuk air ataupun uap. Kekuatan ini bergantung terlebih pada susunan pori-pori (type, bentuk, serta ukuran pori itu). Setelah itu mesti dibedakan pada bahan bangunan yang mengisap air (higroskopis) serta yang menampik air.


Rencana ramah lingkungan tampak dari minimnya pemakaian semen pada dinding rumah satu diantaranya pada lantai lantai dasar. Terkecuali menghemat material semen dinding unfinised ini yaitu inspirasi yang memiliki rumah yang inginkan ciri-ciri jujur serta selalu jelas pada bangunannya. Bila lantai lantai dasar kerap dilupakan pada lantai dasar rumah, hal itu tak berlangsung dirumah ini. Suatu rock garden di buat disamping banister dengan maksud bikin sensasi alami pada lantai lantai dasar, rock garden ini dapat berperan juga sebagai ventilasi pada ruang serta juga sebagai tempat masuknya sinar dari luar.

Tanaman bambu yang ditanam memberi aksen garis vertikal yang lurus serta memiliki bentuk yang sederhana bisa sesuai dengan rencana unfinised di ruang ini. Menaiki banister yang terbuat dari besi yang bergaya industrial anda bakal dibawa ke lantai dua. Lantai yang berperan juga sebagai ruangan keluarga ini berupaya meminimalisir pemakaian air conditioner serta sinar dari lampu lewat cara memakai kaca yang memberi sensasi seperti tengah ada di outdoor.

Aksen balkon dengan pintu yang gampang dibuka tutup juga sebagai outdoor space bikin aliran angin serta sinar di ruang ini sangatlah lancar. Innercourt sendiri memberi dampak special decompression atau kelegaan ruang, dampak ini memberi rasa lega pada rasa capek ada di ruang tertutup. Manfaat inner godyar juga sebagai tempat relaksasi ditunjang dengan sitting ruang berbentuk tempat duduk yang berniat ditempatkan di outdoor space.

Pada innercourt yard tempat source space berbentuk tanaman yang tumbuh di dalam pot serta ditanah. Untuk hindari kesan monoton pada dinding ditambahkan batu bata yang disusun unik hingga membuat hiasan yang cantik. Tentang menambahkan batu bata ini sang arsitekpun mempunyai narasi sendiri.

Idenya yaitu dia inginkan kembali ke material alam. Dia mau bangun dinding yang full bata ekspose serta nyatanya keperluan bakal bata cukup banyak jadi dia coba mengeksplore kreativitas dia untuk bikin satu susunan batu bata serta pada akhirnya jadi seperti ini, serta vocal point nya terus tersampaikan cuma lewat cara yang tidak sama.

Terkecuali batu bata pemakaian material alam dapat juga dipandang pada dinding batu, pemakaian batu juga sebagai eksterior sangatlah diminati lantaran memberi kesan yang kokoh serta kuat.

Terkecuali innercourt yard rumah ini masih tetap ditambahkan balkon serta outdoor space yang ada di lantai belakang. Pada ruang ini lantai memakai bahan yang terbuat dari kayu, kayu yang digunakanpun tidaklah kayu asal-asalan. Kayu bengkirai atau yellow balau tampak jadi pilihan material yang pas lantaran kayu ini memanglah pas dipakai untuk outdoor lantaran fisiknya yang cukup keras dan ketahanan pada pergantian cuaca.

Jadi banyak jenis cara kan bikin design rumah ekologis yang eco friendly, dari mulai mengoptimalkan aliran angin serta cahaya matahari hingga anda irit listrik atau bikin innercourt juga sebagai outdoor space serta penentuan material bangunan seperti kayu, batu serta batu bata yang ramah lingkungan.
Konsep: Desain Rumah Ekologis | Tri Sunenti | 5