5 Jenis Bahan & Type Waterproofing Untuk Atap

Waterproofing For Basement Walls

Waterproofing Adalah cara yang dilakukan agar dak tidak bocor dan rembes. Tapi untuk type bagunan rumah, jenis pekerjaan ini amat jarang dilakukan, kecuali kawasan perumahan mewah. Dan ada beberapa type waterproofing yang umum digunakan dalam industri konstruksi. Sedangkan waterproofing pada bangunan / struktur umumnya diperlukan untuk;

  1. Tangki air
  2. Kolam renang
  3. Basement struktur
  4. Balkon, geladak
  5. Teras atau atap
  6. Dinding
  7. Kamar mandi dan dapur
  8. Atap hijau
5 Jenis Bahan & Type Waterproofing Untuk Atap
Waterproofing Untuk Atap


Di Indonesia sendiri paling umum adalah waterproofing sika 107. Dan berikutv type waterproofing berikut biasanya digunakan dalam konstruksi:

  1. Bitumen Membran
  2. Membran Cair Poliuretana
  3. Waterproofing Semen
  4. Lapisan aspal
  5. Waterproofing Liquid Membran

Type Waterproofing Semen:


Semen waterproofing adalah type waterproofing termudah dalam konstruksi. Bahan untuk waterproofing semen mudah didapat dari pemasok produk batu, dan mudah untuk dicampur dan digunakan.

Type Waterproofing Keperawatan


Type ini sering digunakan di daerah basah internal seperti toilet. type ini biasanya merupakan waterproofing tipe kaku atau semi fleksibel, namun karena digunakan di area internal seperti toilet, tidak terkena sinar matahari dan pelapukan. Dengan demikian waterproofing semen tidak melalui proses kontrak dan ekspansi.

Aplikasi Waterproofing Semen:


Waterproofing semen digunakan dalam jenis struktur berikut:

  • Port & dermaga kargo laut
  • Kunci / Saluran Sungai & Beton Beton
  • Bendungan
  • Sistem Kereta Api & Kereta Bawah Tanah
  • Struktur parkir & banyak
  • Instalasi Pengolahan Limbah
  • Jembatan
  • Terowongan
  • Tanaman Pengolahan Air

Type Membran Waterproofing Cair:


Membran cair adalah lapisan tipis yang terdiri dari mantel primer dan dua lapis mantel atas yang diaplikasikan dengan semprotan, roller, atau sekop. Ini menawarkan fleksibilitas lebih dari jenis cementfulious waterproofing. Cairan tersebut menyiram lapisan karet di dinding. Sifat pemanjangan lapisan bisa mencapai setinggi 280%. Daya tahan lapisan waterproofing tergantung pada jenis polimer yang digunakan produsen untuk pembuatan waterproofing cair.

Type Membran Waterproofing Cair


Selaput tahan air cair bisa berupa membran cair tersemprot yang tersusun dari aspal yang dimodifikasi polimer. Poliuretana membran cair di kelas terpisah untuk sekop, roller, atau semprotan juga tersedia dari berbagai produsen.

Pelapisan Bituminous Co Waterproofing:


Lapisan aspal adalah jenis lapisan yang digunakan untuk pelapis tahan air dan pelindung fleksibel sesuai dengan formulasi dan kelas polimerisasi. Fleksibilitas dan perlindungannya terhadap air dapat dipengaruhi oleh kadar polimer serta penguatan serat.

Type Pelapisan Pelapisan Bituminous


Lapisan aspal juga disebut sebagai lapisan aspal. Aplikasi lapisan aspal yang paling umum termasuk area yang berada di bawah screed wet. Ini adalah lapisan pelindung dan waterproofing yang sangat baik, terutama pada permukaan seperti pondasi beton. Lapisan aspal terbuat dari bahan berbasis aspal dan tidak sesuai untuk mengekspos sinar matahari. Ini menjadi sangat rapuh dan rapuh bila terpapar sinar matahari lama kecuali dimodifikasi dengan bahan yang lebih fleksibel seperti polimer berbasis poliuretan atau akrilik. Fleksibilitas produk jadi selalu bergantung pada kandungan padat polimer yang ditambahkan ke aspal.

Type Waterproofing Membran Bituminous:


Waterproofing membran aspal adalah type populer yang digunakan untuk atap dengan kemiringan rendah karena kinerjanya yang terbukti. Membran waterproofing Bituminous memiliki obor pada membran dan membran perekat diri.

Senyawa perekat sendiri terdiri dari aspal, polimer dan pengisi; Selain itu, resin dan minyak tertentu dapat ditambahkan untuk meningkatkan karakteristik adhesi. Tipe perekat diri memiliki umur simpan rendah karena sifat ikatan membran berkurang seiring waktu.

Obor pada membran memiliki jenis yang terbuka dan tertutup. Membuka membran sering memiliki agregat granular mineral untuk menahan keausan pelapukan dan jenis membran lainnya, kontraktor perlu menerapkan satu screed pelindung untuk mencegah tusukan membran.

Type Waterproofing Membran Bituminous

Type Waterproofing Waterproofing Poliuretana type:


Type membran cair poliuretan waterproofing digunakan untuk area atap datar dan terkena pelapukan. type waterproofing ini mahal harganya.

Type Waterproofing Waterproofing Polyurethane


Poliuretana Cair Membran dapat menawarkan fleksibilitas yang lebih tinggi. Poliuretana sangat sensitif terhadap kadar air yang ada, oleh karena itu sebelum aplikasi, kita harus sangat berhati-hati dalam mengevaluasi kadar air dari lempengan beton, jika tidak mengelupas atau de-ikatan membran bisa terjadi setelah beberapa lama.

Tags: waterproofing sika, waterproofing sika 107, waterproofing surabaya, waterproofing semarang, waterproofing shell, waterproofing sikalastic, waterproofing spray, waterproofing sika untuk dak atap
5 Jenis Bahan & Type Waterproofing Untuk Atap | Tri Sunenti | 5